Tampilkan postingan dengan label article. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label article. Tampilkan semua postingan

Perkembangan dan Arsitektur Stasiun Tawang Semarang

Stasiun Semarang Tawang merupakan salah satu stasiun kereta api besar tertua di Indonesia. Sejak pertama kali di bangun tak banyak perubahan terjadi di Stasiun Tawang. Hampir seluruh bagian di stasiun ini tetap sama. Lapangan di depan Stasiun Tawang (sekarang menjadi Folder) mempunyai nilai historis yang tinggi yaitu sebagai ruang terbuka di kawasan kota lama yang difungsikan sebagai tempat upacara, olah raga dan sebagainya. Pada masa lalu terdapat sumbu visual yang menghubungkan stasiun ini dengan Gereja protestan (Blenduk) sehingga peran stasiun ini dalam pembentukan citra kawasan sangat penting dan mampu menambah nilai kawasan. 
'Stasiun Tawang-Semarang'
Stasiun yang terletak di kawasan kota lama Semarang ini diresmikan pada tanggal 1 Juni 1914 dan pada 29 April 1911, peletakan batu pertama oleh perusahaan yang mengelolanya yaitu Netherland Indische Spoorweg maatschappij (NIS) dengan rancangan bangunan dari arsitek Sloth - Blauwboer. Stasiun Tawang dirancang sebagai bangunan yang anggun dengan karakter bangunan berlanggam Romanticism yang populer di Eropa pada masa itu yang dipersiapkan untuk perayaan 100 tahun kemerdekaan Belanda dari Spanyol (Tentoonstelling).

Pada awal beroperasinya, tidak ada jalur kereta api yang menghubungkan antara stasiun Semarang Tawang dan Semarang Poncol, dua-duanya merupakan stasiun ujung atau kopstation. Stasiun Semarang Poncol melayani kereta api dari/ke menuju barat (Cirebon) dan stasiun Semarang Tawang melayani kereta api dari/ke timur (Solo dan Yogyakarta). Ini dikarenakan bahwa kedua stasiun tersebut milik dua perusahaan kereta api yang berbeda yaitu NIS dan SCS (Semarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij). Baru ketika awal pemerintah Jepang masuk ke Indonesia sekitar tahun 1942/1943, kedua stasiun itu dapat dihubungkan dengan jalur kereta api karena kedua perusahaan kereta api itu digabungkan oleh pemerintahan Jepang di Indonesia.
'Atap Bangunan Utama Sebagai Vocal Point
Dari segi arsitektur, bangunan di Stasiun Tawang membentuk siluet simetris dengan bangunan utama di tengah yang beratap kubah tinggi sebagai vocal point serta sayap-sayap bangunan di kanan kirinya yang didominasi oleh atap pelana dari genteng merah dengan bukaan-bukaan atap sebagai variasi. Bentuk bangunan yang simetris itu merupakan salah satu ciri arsitektur kolonial yang merupakan perpaduan antara desain yang populer di Eropa (awal abad 20) dengan penyesuaian terhadap iklim lokal tropis.

'Koridor Stasiun Tawang'
Arsitektur bangunan menekankan pada komposisi dan proporsi elemen-elemen garis sebagai ornamen bangunan. Ruang-ruang pada bangunan disusun secara linier dengan pintu masuk utama yang berada di tengah sebagai orientasi. Ornamen paling menonjol adalah pintu-pintu utama serta jendela ventilasi atas yang berbentuk lengkung dan ada ujung lengkungan bata tersebut diakhiri dengan semen dan keramik warna dan material yang berbeda dari elemen - elemen bukaan (seperti pintu, jendela dan ventilasi).

Traffic Lights Sensor adalah Solusi Baru

Tanggal 23 Maret 2011 kemarin, Polantas DKI Jakarta memperkenalkan metode baru untuk menanggulangi masalah pelanggaran lalulintas.

Para pelanggar lalulintas khususnya di daerah Thamrin-Jakarta Pusat, wajib waspada terhadap alat baru yang dikeluarkan Polantas ini. Polantas mengeluarkan alat baru yaitu berupa sensor pendeteksi kendaraan bermotor. Sensor ini berbentuk seperti kamera film, yang diletakan di depan setiap lampu merah. Ketika lampu merah menunjukan tanda untuk berhenti (berwarna merah), barulah alat ini bekerja. Sehingga dari alat ini dikeluarkan sebuah sinar laser berwarna hijau yang menghubungkan ke alat sensor lainnya diseberang jalan.

"Tertib dengan Rambu Lalulintas"

Bagi para pengguna jalan yang melanggar pasti akan langsung terdeteksi oleh alat ini, dan arsip pelanggarannya akan langsung masuk ke pusat gedung Polantas Thamrin. Ketika si pengguna jalan ini memperpanjang surat kendaraannya, pelanggaran tadi akan langsung diberitahukan kepada orang yang bersangkutan tersebut dengan menunjukan arsip pelanggaran yang pernah dilakukan dan akan langsung dikenakan denda/sanksi yang sesuai.

Namun sayangnya, program ini hanya berlaku untuk kendaraan beroda empat saja dan pengaplikasiannya masih belum mencakup seluruh daerah di Ibu Kota.

Diet Itu Mudah & Cepat

Posting kali ini akan mengambil sebagian experience dari kehidupan saya.
Menurunkan berat badan 17Kg ??  wow!!!
Tak pernah sedikitpun terbayangkan oleh saya yang sekarang berbobot 65Kg ini.

Saya akan menuliskan beberapa tips yang dulu pernah saya lakukan :
  1. Dimulai dari pukul 05.00 pagi. Bangun pagi itu penting. Hal yang saya lakukan lazim seperti teman-teman sekalian, lari. Hanya saja bagi blogger yang ingin menurunkan berat badan, larilah 1-2 Km dan lakukan Shit-up 100kali/hari.
  2. Jangan karena letih sehabis ber-olahraga anda melampiaskannya dengan sarapan 2 mangkuk bubur. Sarapan juga dikontrol, makanlah 2 hingga 4 sendok makan nasi (makanan berkarbohid) & minumlah 1 gelas susu. Itu cukup untuk menjaga energi hingga makan siang tiba. Sebagai info tambahan, dulu waktu di sekolah saya tidak pernah jajan. Ini merupakan tips alternatife yang baik sebagai bagian dari proses diet, namun sekaligus sebagai benteng penjaga agar uang saku tetap utuh. :-D
  3. Waktu makan siang, usahakan memangkas porsi makan yang seperti biasanya menjadi lebih sedikit. Saya sarankan agar anda mengurangi makanan yang mengandung karbohidrat, namun lebihkan porsi untuk makanan yang banyak mengandung protein & vitamin.
  4. Ketika malam hari, hentikan aktivitas makan setelah lebih dari jam 19.00 WIB. Artinya setelah melewati pukul 19.00, anda tidak disarankan untuk mengkonsumsi makanan ber-karbohidrat. Tapi anda bisa menggantinya dengan makanan berprotein dan minumlah 1 gelas jus buah sebagai penambah tenaga. (sehubungan dulu saya masih sekolah, saya malah cenderung tidak melakukan hal yang bergaris bawah di atas karena keterbatasan dana seorang anak sekolahan)

Ada pula beberapa kiat yang perlu diperhatikan:
  • Dalam tiap harinya usahakan makan 3kali dalam sehari. Makan pagi dan siang menggunakan makanan ber-karbohid, dan malam harinya makan makanan yang berprotein saja.
  • Sangat tidak dianjurkan ngemil. Biasanya pada saat jam istirahat ataupun pada saat di rumah sehabis pulang sekolah/kantor.
  • Hindari makanan berminyak jenuh. Ex : gorengan, bakso dan snack.
  • Selama masa karantina diet jangan mengkonsumsi air dingin. Karena sebagian orang percaya bahwa dengan tidak meminum air dingin merupakan cara alternatife untuk menanggulangi masalah kegemukan.
  • Lakukan dengan rutin. Dalam 15 hari pasti terlihat perubahan.
  • Dan yang terpenting dari point-point di atas adalah niat. Tanpa niat hal tersebut di atas tidak akan terlaksana dengan baik.

Tradisi Debus

"menggigit besi yang panas membara"
Debus dalam bahasa Arab berarti tongkat besi dengan ujung runcing berhulu bundar. Bagi sebagian masyarakat awam, kesenian Debus memang terbilang sangat ekstrim. Karena dalam prakteknya kesenian ini memperlihatkan adegan dimana seseorang yang dengan sengaja menyakiti tubuh mereka sendiri. Pada masa sekarang Debus sebagai seni beladiri banyak dipertontonkan  untuk acara kebudayaan, upacara adat ataupun hiburan. Sejarahnya Debus merupakan kesenian asli masyarakat Banten yang diciptakan pada abad ke-16, yaitu tepatnya pada masa pemerintahan Sultan Maulana Hasanuddin (1532-1570), dalam rangka penyebaran agama Islam..Agama Islam diperkenalkan ke Banten oleh Sunan Gunung Jati, salah satu pendiri Kesultanan Cirebon, pada tahun 1520, dalam ekspedisi damainya bersamaan dengan penaklukan Sunda Kelapa. 

Kemudian, ketika kekuasaan Banten dipegang oleh Sultan Ageng Tirtayasa (1651-1682), debus difokuskan sebagai alat untuk membangkitkan semangat para pejuang dalam melawan penjajah Belanda. Apalagi, di masa pemerintahannya tengah terjadi ketegangan dengan kaum pendatang dari Eropa, terutama para pedagang Belanda yang tergabung dalam VOC. Kedatangan kaum kolonialis ini disatu sisi membangkitkan semangat jihad kaum muslimin Nusantara, namun disisi lain membuat pendalaman akidah Islam tidak merata, yaitu terjadinya percampuran akidah dengan tradisi pra-Islam. Hal ini yang terdapat pada kesenian debus.

Permainan debus merupakan bentuk kesenian yang dikombinasikan dengan seni tari, seni suara dan seni kebatinan yang bernuansa magis. Kesenian debus biasanya dipertunjukkan sebagai pelengkap upacara adat, atau untuk hiburan masyarakat. Pertunjukan ini dimulai dengan pembukaan (gembung), yaitu pembacaan sholawat atau lantunan puji-pujian kepada Nabi, dzikir kepada Allah, diiringi instrumen tabuh selama tiga puluh menit. Acara selanjutnya adalah beluk, yaitu lantunan nyanyian dzikir dengan suara keras, melengking, bersahut-sahutan dengan iringan tetabuhan. Bersamaan dengan beluk, atraksi kekebalan tubuh didemonstrasikan sesuai dengan keinginan pemainnya. Seperti : menusuk perut dengan tombak tanpa luka, mengiris anggota tubuh dengan pisau atau golok, memakan api, memasukkan jarum kawat ke dalam lidah/pipi sampai tebus tanpa mengeluarkan darah, mengiris anggota tubuh sampai terluka dan mengeluarkan darah tapi dapat disembuhkan seketika itu juga hanya dengan mengusapnya, menyiram tubuh dengan air keras sampai pakaian yang dikenakan hancur lumat namun kulitnya tetap utuh. Selain itu juga ada atraksi menggoreng kerupuk atau telur di atas kepala, membakar tubuh dengan api, menaiki atau menduduki tangga yang disusun dari golok yang sangat tajam, serta bergulingan di atas tumpukan kaca atau beling. Atraksi ini diakhiri dengan gemrung, yaitu permainan alat-alat musik tetabuhan.

Terlepas dari aspek di atas, tradisi kedaerahan seperti debus mengambil peran di kehidupan bermasyarakat, diantaranya:
  1. Kesenian debus sebagai potensi wisata, yang merupakan ciri daerah bangsa Indonesia.
  2. Untuk melestarikan/menjaga seni budaya daerah yang semakin lama semakin hilang.
  3. Sebagai simbol atau ciri khas dari sebuah daerah.
"menggunakan gigi untuk menguliti kelapa"

Pada saat ini banyak pendekar debus bermukim di Desa Walantaka, Kecamatan Walantaka, Kab. Serang. 
Namun sayangnya keberadaan debus makin lama kian berkurang, dikare
nakan para pemuda lebih suka mencari mata pencaharian yang lain. Diharapkan Pemerintah lebih peduli terhadap aset 
milik daerah seperti kesenian debus ini, agar kelak nanti tradisi daerzah Banten ini tidak lenyap di telan oleh waktu. 
  


Download here : Word and Power Point                                                                                                 
                                           

Tragedi Mesir Berdarah 2011

Aksi demonstrasi besar-besaran yang dilakukan sejak 25 Januari 2011 silam ini diawali dengan muaknya masyarakat atas keadaan negara dibawah pimpinan sang presiden, Hosni Mubarak.

Keadaan Mesir dirasakan semakin carut marut. Sikap otoriter yang diusung Mubarak seakan tidak memperbaiki apapun. Malah memperburuk keadaan. Harga pangan yang melambung tinggi, pengangguran meningkat, tidak ada kebebasan berbicara, hingga kemarahan rakyat atas tindakan korupsi yang merajalela. Selama 32 tahun menjabat sebagai kepala negara, Mubarak diduga telah melakukan banyak tindakan korupsi. Apalagi mengingat bahwa istri beliau sudah masuk dalam klub miliarder sejak 2000 silam.

Egyptian Demonstrators In Central Cairo January 25, 2011.
Kedua anaknya juga memiliki sejumlah proertip, real estate, hingga kapal pesiar. Dan jumlah kekayaan anak petani ini mencapai angka 360 triliun selama dirinya memegang kendalis ebagai presiden. Namun dalam pemerintahan Mubarak, keadaan di Mesir memang cenderung menjadi stabil. Sejak berkuasa pada tahun 1981, Mubarak membangun hubungan baik dengan negara-negara Barat dan Israel. Namun di balik kestabilan yang dicapainya,korupsi, kemiskinan dan penindasan oleh negara tumbuh subur di negara Afrika  Utara itu.

Berikut ini adalah kronologis kerusuhan di Mesir
Januari 2011 kesadaran aktivis bahwa selama ini keadaan di Mesir sangat kacau muncul. Para aktivis pun mengajak seluruh rakyat untuk turun ke jalanan dan melakukan berbagai kegiatan seperti pemberantasan kemiskinan, korupsi, dan menggulingkan otoriter presiden yang telah menjabat selama tiga dekade tersebut.
25 Januari 2011. Tanggal 25 ini merupakan peringatan ulang tahun kepolisian. Dan rakyat Mesir memperingatinya dengan turun ke jalanan dalam jumlah masa dan menyebutnya sebagai The Day of Anger (Hari Kemarahan). Protes terjadi di seluruh jantung Mesir. Polisi bahkan menembakan gas air mata, meriam air, dan peluru karet untuk menenangkan para demonstran. Jam malam (18.00 -7.00) mulai diberlakukan di negara piramida ini.

Egypt - The Day Af Anger
26 Januari 2011. Bentrokan kembali terjadi. seorang saksi mata mengatakan bahwa peluru tajam telah ditembakkan. Bahkan Mubarak telah memberikan perintah untuk tembak di tempat jika diperlukan.

27 Januari 2011. Seorang mantan kepala pengawas nuklir PBB, Mohamed ElBaradei, kini bergabung dengan para aktivis. Ratusan orang telah ditangkap. Dan sisanya tetap berseru “Turunlah Mubarak!” Bentrokan kembali terjadi. Baku tembak dan darah mengalir di mana-mana. Jaringan Facebook, Twitter, dan Blackberry Messenger terganggu.

28 Januari 2011. Jaringan Internet dan Short Massage Service (SMS) mati total.
Hingga berita ini diturunkan, di Mesir masih terjadi bentrokan yang mengakibatkan sedikitnya 150 orang tewas dan ribuan lainnya luka-luka, baik dari pihak demonstran maupun dari pihak yang berwajib.
Kabarnya, jaringan internet, SMS, dan telepon diputus karena para aktivis tersebut menyebarkan ajakan mereka untuk mengkudeta pemerintahan dilakukan lewat media masa tersebut.

Di dalam tubuh demontran ini terbagi menjadi dua. Ada yang protes karena digerakkan oleh salah seorang tokoh Mesir, Mohamed ElBaradei -mantan bos badan atom PBB, IAEA. Atau di sisi lain memberontak untuk  memperkuat barisan demonstrasi gerakan berpengaruh berhaluan Islam, Ikhwanul Muslimin.

Bentrokan yang tak kunjung usai ini pun mulai meresahkan para warga yang tidak ikut berpartisipasi. Toko-toko di jalanan habis dijarah. Museum dan tempat-tempat bersejarah lainnya juga ikut dirusak massa. Bahkan kepolisian menjaga ketat beberapa warisan kebudayaan seperti piramida dan sphynx.
”Ini akhir kebungkaman, kebisuan, kepasrahan atas perkembangan di negara kami”

Egypt - The Day Of Anger
Lalu bagaimana dengan nasib WNI di Mesir?
Data terakhir Kementerian Luar Negeri menyebutkan, Warga Negara Indonesia yang berada di Mesir sebanyak 6.149 orang, terdiri dari 4.297 mahasiswa, 1.002 tenaga kerja, dan staf KBRI serta keluarganya. Saat ini, mereka membangun komunikasi di 20 posko.

Pemerintah bahkan telah menyediakan pesawat dari maskapai Garuda Indonesia, Lion Air, dan Sriwijaya Air untuk langsung terbang ke Mesir. Tim evakuasi dipimpin Wakil Kasau Marsdya TNI Sukirno dan telah berangkat ke Mesir pada Senin (31/1) malam. Pada evakuasi tahap awal, yang menjadi prioritas adalah anak-anak dan perempuan yang jumlahnya mencapai sekitar 1.200 orang.

TNI juga telah menyiapkan tim dan lima pesawat angkut C-130 Hercules untuk mengevakuasi WNI yang terjebak kisruh politik di Mesir. Namun ada beberapa mahasiswa yang tidak ingin pulang karena khawatir akan sulit kembali ke tanah Mesir lagi.

Sumber-sumber ANTARA melaporkan sejumlah negara seperti Cina juga mengevakuasi para warganya dari Mesir dan mengeluarkan peringatan agar tidak melakukan perjalanan ke negara di Afrika Utara itu untuk sementara waktu sampai situasi keamanan di sana stabil.

Akankah aspirasi rakyat kini didengarkan? Ataukah sang presiden lebih mementingkan jaabatannya dan menutup mata ketika ratusan orang tewas memperjuangkan suaranya? (Angela Kartawijaya)

Bantuan Kebijakan Walikota

Satu lagi kebijakan populis yang diluncurkan Pemerintah Kota Cilegon dalam program 100 Hari Kerja pasangan Walikota dan Wakil Walikota Cilegon H. Tb. Iman Ariyadi dan H. Edi Ariadi. Melalui agenda Pembangunan Kota Cilegon yang keempat yakni “Cilegon Cerdas dan Sehat”, Pemerintah Kota Cilegon bekerjasama dengan BUMD di Kota Cilegon melalui program Coorporate Social Responsibility (CSR) meluncurkan bantuan buku paket bagi sekolah swasta di Kota Cilegon mulai dari jenjang SMP dan SMA/SMK. Peluncuran ‘program pro rakyat’ ini  dilaksanakan pada hari Kamis, 28 Oktober 2010  bertempat di halaman Rumah Dinas Walikota. Hadir dalam acara tersebut, Menteri Pendidikan Nasional yang diwakili oleh Kasubdit Program Direktorat Pembinaan SMP Ditjen Mandik – Dasmen Kemendiknas RI Drs. Mumung Bastawan, M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Banten, Drs. Eko Kusworo, MM, M.Si, Walikota,Wakil Walikota, Direktur utama BJB, Anggota  DPRD Kota Cilegon, Unsur Muspida Kota Cilegon, Pimpinan Perusahaan BUMN/BUMD/BUMS se-Kota Cilegon, Kepala Sekolah se Kota Cilegon serta para guru dan siswa SMP, SMA/SMK swasta se-Kota Cilegon.

Walikota Cilegon, H. Tb. Iman Ariyadi mengatakan, acara ini ditujukan untuk mensosialisasikan program pembangunan pendidikan di Kota Cilegon, juga merupakan wujud keseriusan Pemerintah Kota Cilegon dalam pembangunan pendidikan melalui dukungan program CSR. “Perlu saya sampaikan kepada perwakilan dari Kementerian Pendidikan Nasional, Pemeritah Propisi Banten, serta dunia industri yang hadir pada kesempatan ini, bahwa penyediaan buku paket pendidikan ini merupakan bagian dari program CSR industri dan perbankan, yang telah mensinergikan program CSR nya dengan program pembangunan pendidikan Kota Cilegon. Saya berharap besar, bahwa dengan launching bantuan buku paket pendidikan ini, akan memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh kalangan industri dan perbankan lainnya di Kota Cilegon, untuk bahu membahu dan bersama-sama berbuat untuk masyarakat, berkarya nyata bagi masyarakat, dan peduli terhadap kesulitan masyarakat,” paparnya.

Walikota menambahkan, sinergi program CSR tersebut, tentunya bukan dalam bentuk pengalihan alokasi dana CSR kepada Pemerintah Kota Cilegon. “Sekali lagi saya tegaskan, bahwa sinkronisasi program CSR bukan dalam bentuk pengalihan loksi dana CSR kepada Pemerintah Kota. Sinkronisasi yang dimaksud adalah menyamakan sebagian program CSR masing-masing perusahaan kepada target yang sama, terhadap bentuk kegiatan yang sama. Pada thap pertama difokuskan kepada bantuan buku paket sekolah swasta, kemudian berlanjut kepada tahap berikutnya, yaitu pembebasan SPP sekolah swasta,” tegasnya.

Walikota menambahkan, pemberian buku paket gratis untuk para siswa sekolah SMP, SMA/SMK swasta ini agar bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi para siswa, sehingga diharapkan tidak ada lagi siswa  putus sekolah di Kota Cilegon. “Buku paket gratis ini dapat dimanfaatkan siswa untuk belajar, untuk itu para siswa hendaknya dapat lebih bersemangat belajarnya. Jika nanti siswa yang bersangkutan sudah naik kelas, maka buku dapat ditinggalkan untuk adik kelasnya, begitu seterusnya. Makanya saya juga berpesan, agar buku yang diberikan melalui program CSR dari BUMD dan Bank bjb ini dijaga dengan baik, agar dapat dimanfaatkan oleh adik-adik kelasnya ke depan,” terang Walikota.

Walikota berharap program pembangunan pendidikan melalui pemanfaatan dana CSR ini, tentunya tidak akan berhenti sampai disini. Apabila kali ini baru Bank Jabar Banten (Bank bjb) dan BUMD di Kota Cilegon (PD. PCM, PD. BPRS, PDAM CM), maka kedepan lebih banyak pelaku industri dan perbankan dapat turut mensinergikan sebagian dana CSR-nya terhadap kepentingan pendidikan.               

Sementara itu Direktur Utama Bank bjb, H. Agus Ruswendi, SE, AK, MM mengatakan, Bank bjb telah menyisihkan sekitar 5 % labanya untuk program CSR. Pada Tahun 2010 ini, Bank bjb telah mengalokasikan program CSR sekitar Rp. 9,04 miliar untuk Provinsi Banten. Sedangkan untuk Kota Cilegon sebesar Rp. 379 juta yang digunakan untuk pengadaan buku paket sekolah swasta.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Drs. H. Eko Koswara, MM, M.Si menyampaikan apresiasi positif terhadap program yang digagas Pemerintah Kota Cilegon bersama  dunia usaha (BUMD) melalui program CSR dengan kegiatan pemberian bantuan buku paket gratis bagi siswa SMP, SMA/SMK swasta di Cilegon. “Ini adalah sinergitas yang luar biasa dilakukan Pemerintah Kota Cilegon dengan dunia usaha.Terima kasih, Kota Cilegon telah memberikan kontribusi bagi perkembangan SDM di Banten,” ujarnya. Eko Koswara menambahkan, angka rata-rata lama sekolah di Provinsi Banten adalah 8,1 tahun, sedangkan untuk Kota Cilegon angka rata-rata lama sekolah sudah di atas rata-rata, yakni 9,8 tahun.

Apresiasi positif juga disampaikan Kementrian Pendidikan RI, melalui Kasubdit Program Direktorat Pembinaan SMP Ditjen Mandik-Dasmen Kemendiknas RI, Drs. Mumung Bastaman, M.Si, menyampaikan, kegiatan kali ini merupakan upaya meningkatkan mutu kualitas pendidikan Angka Partisipasi Kasar SMP rata-rata secara nasional sebesar 98,11 %, sedangkan untuk Kota Cilegon telah melebihi rata-rata nasional yakni 124 %. Mumung juga menyampaikan sejumlah program pusat yang dapat diakses daerah, guna meningkatkan mutu pendidikan, diantaranya program peningkatan teknologi informasi. “Program-program tersebut diprioritaskan bagi daerh-daerah yang tidak dapat Dana Alokasi Umum (DAU) dari Pemerintah Pusat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Walikota Cilegon menyerahkan secara simbolis buku paket gratis kepada para siswa. Jenis buku paket yang  diberikan secara gratis untuk siswa SMP diantaranya buku Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA dan Matematika, untuk SMA diantaranya Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Geografi, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi dan Sosiologi, sedangkan jenis buku yang akan diberikan untuk siswa SMK diantaranya Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika.